Cara Bebas Dari Narkoba

By | March 24, 2017

Survei yg dilakukan Badan Narkotika Nasional & Badan Penelitian Universitas Indonesia menunjukkan bahwa di thn 2011 masih terdapat sekitar 3,8 juta pengguna narkoba di negeri kita. Narkoba yg terbanyak dikonsumsi ialah ganja, diikuti ekstasi, ampetamin, & heroin. Memang dalam tiga thn terakhir tersebut pengguna narkoba suntikan cenderung berkurang, sekurangnya menurut data Kelompok Studi Khusus HIV/AIDS RS Cipto Mangunkusumo. Mungkin program harm reduction yg salah satu kegiatannya ialah mencegah penggunaan jarum suntik bersama di kalangan pengguna narkoba mulai memperlihatkan hasil. Penurunan tersebut bakal menurunkan resiko penularan HIV & hepatitis C. Gampang-gampangan penurunan tersebut bakal terus berjalan.

Pergaulan remaja di sekolah & di luar sekolah tak bisa menjamin anak kita bakal terbebas dari godaan penggunaan narkoba. Remaja pada umumnya berharap mencoba sesuatu yg baru. buat pertama kali mencoba narkoba mungkin diberikan gratis, namun kalau telah kecanduan terpaksa mesti membayar dengan harga yg tak murah.

Guru di sekolah sudah dilatih buat memberikan inpormasi mengenai bahaya narkoba, namun kita tentu memahami bahwa acapkali remaja lebih memercayai teman dibandingkan guru atau orangtua mereka sendiri. Penggunaan narkoba di sekolah tampaknya menurun, namun penggunaan di luar sekolah masih marak. Meski yg dipakai apalagi narkoba yg diminum atau diisap, penggunaan ini bakal memunculkan kecanduan. Selain itu, pengguna narkoba pun kerap melakukan hubungan seksual yg tak aman.

Penanggulangan narkoba di pokoknya ditujukan di tiga upaya, yakni menghilangkan suplai, menurunkan penggunaan, & menurunkan akibat buruk narkoba. Aparat hukum bertugas mencegah masuknya narkoba ke negara anda & memberantas pengedaran narkoba di Indonesia. Dengan demikian, suplai narkoba bisa dihilangkan. Orangtua, guru, tokoh agama, & tokoh masyarakat perlu berupaya menyadarkan masyarakat apalagi remaja bakal bahaya narkoba sehingga bisa mencegah adanya pemakai baru.

Sementara petugas kesehatan berupaya supaya kelompok yg masih memakai narkoba buat berhenti pakai & buat mereka yg sementara masih memakai supaya penggunaan ini tak berakibat di penularan penyakit. Jadi tampaknya upaya penanggulangan narkoba ialah upaya anda bersama. Kesadaran atas bahaya narkoba mesti ditanamkan sejak dini di rumah tangga, diperkuat oleh guru di sekolah, dan tokoh-tokoh masyarakat. Dalam kondisi sekarang ini, sulit mencari lingkungan permukiman atau sekolah yg bebas narkoba. Sebab itu, tips terbaik ialah menanamkan keterampilan di remaja supaya mereka sanggup memilih kegiatan yg baik untuk diri mereka & menhindari kegiatan yg berakibat buruk.

Apakah negeri anda bisa bebas dari narkoba? Sebagai anggota ASEAN, Indonesia sudah mencanangkan buat ikut bebas narkoba bersama anggota ASEAN lainnya. Tapi, bila anda belajar dari negara adikuasa seperti Amerika Serikat, anda mesti berani menghadapi kenyataan bahwa taklah gampang menjadikan negara anda bebas narkoba. Amerika yg sudah lama mencanangkan perang di narkoba hingga sekarang masih menghadapi persoalan narkoba yg cukup serius.

Jadilah sahabat remaja

Komunikasi yg baik antara orangtua & remaja bisa jadi benteng buat menghadapi narkoba. Jadilah sahabat remaja kita sehingga dia bisa mengungkapkan perasaan & persoalannya kepada Anda. Memang, dalam kondisi orangtua yg sibuk, acapkali peluang komunikasi antara remaja & anak merupakan perkara yg mewah. Tapi, orangtua mesti menyediakan waktu karena itu & membangun komunikasi dengan anak mereka. Waktu yg disiapkan taklah sia-sia. Bila remaja bisa dibantu buat tumbuh jadi remaja yg peduli di kesehatannya, di masa depannya anda ingin meski lingkungan terus menggoda, mereka bakal bisa bertahan kokoh demi masa depan mereka.

Bila remaja memakai narkoba, mungkin bakal terjadi perubahan di dirinya. Dia umumnya kurang memperhatikan diri, lebih banyak menyendiri, & menghindar dari pengawasan orangtua. Dia mungkin tak mau konsumsi bersama anggota keluarga lain dengan berbagai alasan. Prestasi sekolahnya mungkin pun menurun. Dia pun memerlukan uang yg lebih banyak dibandingkan umum. Tapi, ada pula remaja yg pandai bersandiwara sehingga orangtuanya baru tahu anak mereka memakai narkoba sesudah anak ini memakainya bertahun-tahun.

Saya gembira kita mengewajahkan kekhawatiran tentang remaja & narkoba tersebut sehingga semoga setiap orangtua yg memiliki anak yg sedang beranjak remaja pun ikut peduli & mendampingi anak mereka jadi remaja yg bebas narkoba.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *