Obat Gondok Tradisional

By | September 20, 2016

Obat Gondok Tradisional

Menderita gondok ? tak perlu lagi operasi ! hanya dengan membuat ramuan Obat Gondok Tradisional sendiri hilangkan gondok jadi lebih mudah, cepat dan GRATIS

Obat Gondok Tradisional

Kelenjar tiroid ialah organ berbentuk kupu-kupu yg terletak tepat di bawah jakun. Kelenjar tersebut mempunyai peranan penting bagi tubuh yakni sebagai penghasil hormon tiroid yg berguna dalam berbagai proses-proses kimiawi yg terjadi dalam tubuh.

Normalnya kinerja kelenjar tiroid cenderung tidak disadari sama seperti organ-organ dalam lainnya. Namun bila terjadi pembengkakan, kelenjar tiroid bakal membentuk benjolan di leher. Inilah yg disebut gondok.

Tidak setiap pengidap penyakit gondok mengalami gejala. Jika ada indikasi yang muncul, terbentuknya benjolan abnormal pada leher merupakan gejala utama dari penyakit ini. Gejala-gejala lain yang bisa timbul antaralain : tenggorokan yang terasa sesak, terjadinya perubahan suara (misalnya menjadi serak), batuk-batuk, serta kesulitan bernapas dan menelan makanan.

Cara Pengobatan Penyakit Gondok dengan Obat Gondok Tradisional

Lalu bagaimana cara mengobati penyakit gondok tanpa harus operasi? terdapat beberapa tips yg dinilai alami & bisa mengobati penyakit gondok ini. Langsung saja silahkan anda simak Obat Gondok Tradisional berikut ini :

1. Dengan Terapi Penggantian Hormon

Cara pertama yang bisa dignakan untuk mengobati penyakit gondok adalah dengan melakukan terapi pergantian hormon. Langkah tersebut dilakukan untuk menangani hipotirodisme dengan mengganti hormon tiroid yg mana terapi tersebut mesti dilakukan seumur hidup. Misalnya levothyroksine, terapi tersebut bakal menimbulkan beberapa epek samping yg kurang baik seperti mual, kram di otot serta detak jantung yg tak teratur.

2. Konsumsi obat Penurun Hormon Tiroid

Melakukan sebuah terapi saja tidaklah cukup, hal lainnya yg bisa kita lakukan yakni dengan mengonsumsi obat penurun hormon tiroid. Jenis obat tersebut bakal menghambat produksi hormon ini sehingga bisa mengobati hipertirodisme. Tapi sama halnya dengan terapi, penggunaan obat tersebut bakal menimbulkan epek samping yg sama bahkan sampai penurunan sel darah putih yang mendadak

3. Konsumsi Ramuan Kulit Manggis

Jika 2 cara sebelumnya melalui penangnan medis, cara ini sangat mudah dilakukan karena ramuannya bisa kita buat sendiri dari kulit buah manggis. Berdasarkan uji laboratorium kandungan senyawa xanthone pada kulit manggis mempunyai sipat antioksidan sangat tinggi bahkan melebihi vitamin C & vitamin E. Antioksidan dalam kulit manggis sungguh baik dalam menangkal radikal bebas serta bisa mencegah terjadinya pembengkakan di leher dampak penyakit gondok.

Untuk membuat kulit manggis sebagai obat gondok, anda hanya perlu mengambil segenggam kulit manggis kering lalu merebusnya hingga layu. Air rebusannya disaring, lalu di minum secara rutin. Atau anda juga bisa mengolah kulit manggis menjadi jus yang dicampur dengan segelas air dan sedikit madu

4. Menggunakan Ramuan dari Akar Jarong

Dengan berbagai nutrinya, akar jarong dipercaya mampu mengobati penyakit gondok secara alami. Cara membuat ramuan ini yaitu dengan merebus akar jarong sampai mendidih lalu air rebusannya kita konsumsi dengan cara rutin minimal 2x sehari. Akar jarong pun dapat anda tempelkan di bagian leher buat menurunkan pembengkakan dampak penyakit gondok.

5. Menggunakan Belimbing Wuluh

Siapa sangka belimbing wuluh bisa mengobati gondok ?. Obat yg terbuat dari campuran belimbing wuluh serta bawang merah dapat menjadi ramuan yg mujarab untuk mengatasi penyakit gondok. Lumatkan semua bahan, lalu balutkan obat ini di leher yang berfungsi untuk mengurangi pembengkakan akibat penyakit gondok

6. Menggunakan Lobak

Sayur Llobak mampu mengobati penyakit gondok karena mengandung nutrisi penting dalam pengobatan penyakit ini. Adapun cara penggunaan obat ini adalah sebagai berikut: Campurkan lobak 2 batang, lalu rumput laut yg lebar setengah genggam, atau yg kecil satu genggam. Lalu tambahkan dengan daun dewa, ciri-cirinya bergerigi hampir sama dengan daun sambung nyawa, ambil 15 lembar. Lalu dapat di tambahkan pun semu putih dua atau atau tiga ruas. Semua direbus dengan air enam gelas, jadinya tiga gelas. Diminum tiga kali sehari.

7. Menggunakan Belimbing wuluh

Pada paragraf diatas, telah saya sebutkan secara singkat cara pembuatan belimbing wuluh dalam membantu pengobatan penyakit gondok. Nah cara pembuatan ramuan herbal yang satu ini yaitu dengan cara : Sediakan 10 ranting muda beserta daun belimbing wuluh, 4 siung bawang merah. Cara pembuatannya :  Belimbing wuluh & bawang merah di cuci bersih, lalu di tumbuk halus . Balurkan obat ini di leher untuk mengurangi pembengkakan

8. Menggunakan Akar Daruju

Cara membuat resep herbal dari akar daruju adalah sebagai berikut : sediakan 30-60 gram akar daruju kering serta 2 gelas air. Cara pembuatanya yaitu Cuci bersih akar daruju, kemudian rebus bersama 2 gelas air sampai tersisa satu gelas. Sesudah dingin, lalu disaring & konsumsi airnya. Selain itu, akar daruju dapat di tim dengan daging kemudian dimakan dengan daginya.

9. Menggunakan  Tanaman Ciplukan

Sediakan 9-15 gram tanaman ciplukan serta 4 gelas air. Cara membuatnya Tanaman ciplukan direbus dalam 4 gelas air sampai tersisa 2 gelas. Sesudah dingin airnya diminum dua kali sehari masing-masing satu gelas.

Bila cara tradisional masih bisa kita manfaatkan, kenapa mesti perlu operasi ? Penyakit gondok tersebut merupakan penyakit yg diakibatkan sebab kekurangan yodium. Nah, karena itu perbanyaklah mengonsumsi makanan yg asin sebab garam memiliki kandungan yodium yang tinggi.

Cara Pengobatan Penyakit Gondok Secara Medis

Gondok bisa diatasi dengan beberapa cara. Penentuan langkah tersebut tergantung di beberapa paktor, yakni ukuran benjolan, gejala yg dirasakan, dan faktor penyebab dasar terjadinya gondok.

Benjolan yg kecil & tak mengakibatkan tanda umumnya tak langsung diatasi. Docter bakal memantau perkembangan keadaan kita sebelum melakukan tindak lanjut sebab gondok kita mungkin dapat sembuh tanpa memerlukan pengobatan.

Bila benjolan terus membesar sampai mengganggu kesehatan penderita, terdapat beberapa langkah penanganan yg bisa diambil. Metode-metode pengobatan yg bakal dianjurkan oleh docter meliputi:

1. Terapi penggantian hormon

Langkah tersebut dilakukan buat menangani hipotirodisme dengan menggantikan hormon tiroid & umumnya mesti dijalani seumur hidup. Misal obatnya ialahlevothyroksine. Namun ramuan tersebut pun bisa memicu epek samping seperti mual, kram otot, dan detak jantung yg cepat atau tak teratur.

2. Obat penurun hormon tiroid

Thionamide bakal mengurangi kadar hormon tiroid dengan menghambat proses produksinya. ramuan tersebut dipakai buat mengobati hipertiroidisme. Epek sampingnya meliputi mual, sakit di sendi, ruam ringan, dan penurunan jumlah sel darah putih dengan cara mendadak.

3. Terapi iodin radioaktip

Terapi tersebut pun termasuk pengobatan buat hipertiroidisme. Iodin radioaktip yg dikonsumsi bakal menghancurkan sel-sel tiroid. Metode penanganan tersebut telah dibuktikan bisa mengecilkan ukuran benjolan, namun juga dapat memicu hipotiroidisme.

4. Langkah operasi

Benjolan yg terus membesar sampai mengganggu pernapasan & mengakibatkan pengidap sulit menelan umumnya diatasi dengan operasi. Langkah tersebut bakal dilakukan dengan prosedur pengangkatan sebagian atau seluruh kelenjar tiroid atau tiroidektomi. Penelitian menunjukkan bahwa sekitar 15 persen pengidap gondok yg di akhirnya memerlukan langkah pengobatan ini.

Prosedur tersebut pun disarankan untuk pengidap yg diduga mempunyai benjolan tiroid yg memiliki kandungan sel-sel kanker. Diperkirakan sekitar lima persen penyakit gondok berpotensi sebagai indikasi kanker tiroid.

Tiap operasi pasti mempunyai resiko, termasuk tiroidektomi. Walau kemungkinannya tergolong kecil, penderita yg menjalani prosedur tersebut berpotensi mengalami komplikasi kerusakan di sarap & kelenjar paratiroid.

Misal kerusakan sarap yg mungkin terjadi ialah perubahan suara & gangguan pernapasan. Komplikasi tersebut dapat bersipat sementara atau permanen. Sedangkan kerusakan di kelenjar paratiroid bakal memengaruhi pengaturan kadar kalsium dalam darah & tulang.

Jenis-jenis Penyakit Gondok

Ada dua jenis gondok, yakni gondok dipus & nodul. Pengelompokan tersebut berdasarkan tekstur benjolannya.

Benjolan di gondok dipus terasa mulus saat disentuh. Sementara di gondok nodul, benjolan terasa tak rata & terasa bergumpal. Permukaan yg tak rata ini diakibatkan oleh adanya satu atau lebih bintil-bintil kecil,  padat atau berisi cairan dalam benjolan.

Gejala Penyakit Gondok

Tak semua pengidap gondok mengalami tanda atau gejala. Bila memang terdapat indikasi yg muncul, terbentuknya benjolan abnormal di leher merupakan tanda utama dari penyakit gondok ini.

Ukuran benjolan gondok berbeda-beda pada tiap pengidap. Benjolan yg berukuran kecil umumnya tak mengakibatkan keluhan apapun. Meski demikian, benjolan ini bisa mempengaruhi pernapasan dan mengakibatkan pengidap sulit menelan bila benjolan terus bertambah besar. GEjala  lain yg umumnya menyertai pembengkakan meliputi tenggorokan yg terasa sesak, perubahan suara (contohnya menjadi serak), batuk-batuk, dan kesulitan bernapas & menelan. Bila merasakan Keluhan gejala di atas, kita sebaiknya segera memeriksakan diri ke docter. Apalagi untuk pengidap dengan benjolan yg terus membesar & mengalami kesulitan bernapas atau menelan.

Faktor penyebab Penyakit Gondok

Gondok terkadang sulit ditemukan faktor penyebabnya sebab sungguh beragam. Namun terdapat beberapa paktor yg umumnya dapat memicu penyakit ini. Di antaranya ialah:

  • Hipertiroidisme & hipotirodisme. Penyakit gondok bisa terjadi sebab kinerja kelenjar tiroid yg berlebihan (hipertiroidisme) atau menurun (hipotiroidisme). Keduanya bakal memicu pembengkakan kelenjar tiroid. Hipertiroidisme umumnya diakibatkan oleh penyakit Graves. Sementara hipotiroidisme bisa dipicu oleh kekurangan iodin atau penyakit Hashimoto. Penyakit Hashimoto & penyakit Graves merupakan keadaan autoimun.
  • Depisiensi iodin. Iodin diperlukan kelenjar tiroid dalam menghasilkan hormon tiroid. Senyawa tersebut bisa ditemukan dalam ikan, tiram, rumput laut, sereal, biji-bijian, dan susu sapi. Sebab kekurangan iodin, kinerja kelenjar tiroid bakal menurun & mengalami pembengkakan.
  • Merokok. Asap tembakau yg memiliki kandungan senyawa tiosianat bisa memengaruhi kemampuan tubuh dalam memanpaatkan iodin.

Di samping faktor penyebab biasa di atas, gondok pun bisa terjadi dampak hal-hal berikut:

  • Keberadaan nodul dalam kelenjar tiroid.
  • Pengaruh kanker tiroid.
  • Inplamasi kelenjar tiroid dampak peradangan virus, bactery, atau obat-obatan tertentu.
  • Kadar iodin yg berlebihan dalam tubuh.
  • Perubahan hormon sebab pubertas, kehamilan, & menopause.
  • Pada saat kehamilan tubuh menghasilkan hormon HCG yg bisa mengakibatkan kelenjar di leher membengkak.
  • Paparan radiasi, contohnya saat menjalani radioterapi.
  • Pengaruh obat litium yg umumnya dipakai buat menangani depresi dangangguan bipolar.

Paktor-paktor Resiko Penyakit Gondok

Gondok bisa menyerang siapa saja, namun terdapat beberapa paktor yg bisa meningkatkan resiko seseorang buat terserang penyakit ini. Paktor-paktor pemicu ini meliputi:

  • Usia. Resiko gondok meningkat seiring bertambahnya usia.
  • Jenis kelamin. Perempuan mempunyai resiko lebih besar terkena penykait gondok dibandingkan lelaki.
  • Paktor keturunan. Mempunyai anggota keluarga yg menderita kanker tiroid ataupenyakit autoimun bakal menaikan resiko penyakit gondok.
  • Efek samping Obat-obatan seperti amiodarone dan imunosupresan.
  • Kehamilan & menopause. Resiko gangguan tiroid meningkat di saat perempuan sedang hamil atau menopause, namun faktor penyebabnya belum diketahui dengan pasti.

Proses Diagnosis Penyakit Gondok

Kelenjar tiroid yg membengkak umumnya bisa diketahui oleh docter melalui pemeriksaan pisik yg sederhana. Pemeriksaan tersebut memungkinkan docter untuk mengetahui ukuran dan tekstur benjolan. Jenis penyakit gondok dipus atau nodul pun bisa diketahui lewat pemeriksaan ini.

Pengidap pun bakal diminta menjalani evaluasi pungsi tiroid buat memastikan faktor penyebab di balik pembengkakan kelenjar. Pemeriksaan tersebut dilakukan melalui tes darah buat mengukur kadar hormon T3, T4, & TSH (thyroid-stimulating hormone atau hormon perangsang tiroid). Hormon TSH dihasilkan oleh kelenjar pituitari yg terletak di otak. 

Kadar hormon tiroid yg tinggi mengindikasikan hipertiroidisme. Sementara taraf hormon tiroid yg rendah & TSH yg tinggi bakal menandakan bahwa pengidap mengalami hipotiroidisme.

Ada beberapa tes lain yg dilakukan buat memberikan inpormasi yg lebih mendetail mengenai keadaan penderita, yakni pemindaian tiroid, USG, dan biopsi.

Cara Pencegahan Penyakit Gondok

Untuk mencegah penyakit gondok pasien dianjurkan agar memenuhi kebutuhan yodium di dalam tubuh dengan cara mengkonsumsi makanan yg memiliki kandungan unsur yodium. Makanan yg memiliki kandungan unsur yodium antaralain : Ikan laut, Ganggang, sayuran hijau, Asparagus, Wortel, Gandum, Nanas, Tomat, Selada air, Stroberi, 

Itulah sedikit informasi yang bisa saya sampaikan, semoga bermanfaat untuk kesehatan anda sekeluarga 🙂

BACA JUGA :

 Posted by : jelly gamat qnc

Obat Gondok Tradisional 

Obat Gondok Tradisional Obat Gondok Tradisional Obat Gondok Tradisional Obat Gondok Tradisional Obat Gondok Tradisional Obat Gondok Tradisional Obat Gondok Tradisional

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *