Obat Sakit Mata Belekan

By | November 4, 2016

Penyakit belek belakangan tersebut merebak di Kota Semarang, Jawa Tengah, menyusul datangnya musim pancaroba sehingga masyarakat diminta buat mengantisipasi penyakit mata itu.

Menurut keterangan dari beberapa rumah sakit (RS) di Semarang, Kamis, setiap hari kini rata-rata terjadi peningkatan kedatangan pengidap penyakit belek sekitar 100 persen dari sebelumnya.

“Sebelumnya pengidap yg berobat ke sini sekitar dua sampai lima orang per hari, namun kini meningkat sekitar 100 persen. Rata-rata mereka terserang penyakit belek masih dalam stadium ringan,” kata Ny. Rumini (45) seorang perawat di RS Docter Kariadi (RSDK) Semarang.

Pengidap yg datang berobat ke beberapa RS ini ternyata tak hanya menjangkiti orang dewasa, tapi juga balita sebab penyakit tersebut tak memandang usia. Penyakit yang
diakibatkan virus ini dinilai cepat menular.

Penularan penyakit mata ini bisa terjadi melalui udara, sedangkan penularannya juga tergolong cepat. Walaupun penyakit ini tak berbahaya, bila terjangkiti supaya segera dibawa ke RS & Puskesmas terdekat buat memperoleh penanganan.

Penyakit belek sebenarnya tak berbahaya. Tapi cukup mengganggu aktivitas orang yg terserang penyakit ini sebab mata terasa pedih, “linu”, memerah, mengeluarkan air, & kotoran, kata Harmini (41) perawat di RSUD Kota Semarang.

Oleh sebab itu, bila masyarakat terserang penyakit belek hendaknya beristirahat total sebab bila telah istirahat secukupnya dengan diberi obat tetes mata pasti bakal sehat, kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jateng, dr. Hartanto.

Penyakit belek umumnya merebak saat musim pancaroba. Tapi penyakit tersebut tak membahayakan jiwa para pengidapnya sehingga kalangan masyarakat tak usah resah. “Biasanya setiap pergantian musim hujan ke kemarau telah dipastikan penyakit belek bakal menjangkiti setiap orang yg keadaannya lemah,” katanya.

“Bila berharap terhindar dari penyakit belek sebaiknya bila masyarakat yg bakal bepergian memakai kacamata’ supaya mata tak terserang debu. Terutama saat ini tengah memasuki musim kemarau,” katanya.

Saat ini memang telah terdapat laporan yg masuk ke Dinkes Jateng yg menyebutkan beberapa daerah di provinsi tersebut telah terserang serengan penyakit belek, di antaranya Kota Semarang, Solo, Wonogiri, Salatiga, Grobogan, Demak, & Sragen

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *