Ketahui Penyebab dan Cara Pengobatan Kejang Demam Anak

By | September 27, 2016

Penyebab dan Cara Pengobatan Kejang Demam

Dengan mengetahui Penyebab dan Cara Pengobatan Kejang Demam, kita bisa bertindak cepat saat masalah tersebut terjadi pada sanak keluarga kita

Ketahui Penyebab dan Cara Pengobatan Kejang Demam Anak

Penyakit kejang demam merupakan salah satu dari sekian banyak penyakit yg mengintai kesehatan sang buah hati. Angka kejadian penyakit yg satu tersebut cukup tinggi, di negara-negara barat angka kejadian kejang demam dapat mencapai 5persen & di negara-negara Asia berkisar 4,47persen dari jumlah total populasi anak. Data di Indonesia memang belum terdapat secara menyeluruh namun penyakit kejang demam tersebut tetap memerlukan perhatian serius dari orang tua. Kasus kejang demam sendiri umumnya terjadi di umur 6 bulan sampai 5 thn dengan puncak rata-rata umur pengidapnya ialah 14-18 bulan. Di dalam artikel ini, kami bakal menyabilan sejumlah inpormasi mengenai penyakit kejang demam tersebut baik dari segi pengertian, faktor penyebab, tanda yg ditemukan sampai pengobatan awal yanag perlu diketahui oleh orang tua. Mari anda simak pembahasannya!

Apa yg Perlu Diketahui tentang Penyakit Kejang Demam?

Kejang demam ialah sebuah penyakit yg menimbulkan tanda berupa kejang yg terjadi dampak peningkatan suhu tubuh dengan cepat sampai lebih dari 38◦C & peningkatan suhu tersebut terjadi sebagai dampak dari proses peradangan di luar otak atau system sarap. Suhu normal seorang anak berkisar antara 36,7◦-37,2◦C, peningkatan suhu tersebut dapat diakibatkan oleh peradangan dari berbagai organ yg kerap kali menyerang anak-anak.

Satu perkara yg perlu diperhatikan bahwa dalam kejang demam, mesti terjadi demam sebelum pengidapnya mengalami kejang. Kejang demam sendiri merupakan faktor penyebab kejang terkerap di anak & mempunyai prognosis sungguh baik bila pengobatan yg diberikan cepat & tepat. Tapi perlu diketahui beberapa keadaan berbahaya pun bisa mengakibatkan seorang anak mengalami kejang yg juga dapat dibarengi demam, seperti yang terjadi pada kasus peradangan system sarap pusat. Selain itu penting juga untuk para orang tua, agar memperhatikan apakah ada riwayat trauma kepala sebelumnya sebab dapat saja menjadi pencetus kejang di anak.

Karenanya penyakit kejang demam tersebut tak dapat dianggap biasa oleh orang tua, orang tua perlu memperhatikan apakah terdapat riwayat sang anak mengalami kejang tanpa didahuluii oleh demam sebelumnya, apakah dikeluarga ayah atau ibu pengidap memilki riwayat kejang dengan atau tanpa dibarengi demam, apakah anak anda pernah mengalami kejang saat berusia di bawah 6 bulan atau di atas 5 tahun. perkara tersebut menjadi penting buat diperhatikan, sebab bakal sungguh membantu tenaga medis buat memikirkan apakah terdapat kemungkinan faktor penyebab lain di luar penyakit kejang demam.

Apa saja Faktor penyebab Seorang Anak Menderita Kejang Demam?

Perubahan dasar dalam metabolisme tubuh yg mengakibatkan seorang anak mengalami kejang ialah peningkatan suhu yg terlalu cepat terjadi saat sang anak mengalami peradangan. Peradangan yg terbanyak menjadi pemicu kejang demam ialah peradangan saluran napas akut, peradangan telinga tengah akut, Roseola (sebuah penyakit yg digejalai dengan bintik atau bercak berwarna merah di kulit), peradangan saluran kemih maupun peradangan saluran cerna.

Saat seseorang mengalami peradangan seperti pada keadaan-keadaan yg telah disebutkan di atas, di dalam tubuh anda dilepaskan substansi kimia sebagai respon terhadap proses radang yg terjadi dalam tubuh yg bakal meyebabkan sensitasi bagian tertentu di otak yg berujung di terjadinya kejang apalagi di anak. Beberapa teori dalam dunia kedocteran menyatakan bahwa penyakit kejang demam diturunkan dengan cara genetik sehingga anak-anak yg mempunyai riwayat orang tua pernah mengalami kejang demam sebelumnya bakal lebih gampang terkena penyakit ini.

Bagaimana Tanda Penyakit Kejang Demam?

Kejang demam di anak dibagi 2 menurut karakteristik tanda yg ditimbulkan oleh pengidap saat mengalami kejang itu sendiri. Kejang demam tipe I disebut dengan kejang demam simpleks atau kejang demam sederhana, di kejang demam jenis tersebut pengidapnya bakal mengalami kejang kelojotan di seluruh tubuh yg dimulai oleh demam sebelumnya. Kejang demam sederhana hanya bakal terjadi 1 kali dalam 24 jam dengan durasi atau lama kejang kurang dari 15 minute.

Kejang demam tipe II ialah kejang demam kompleks yg mempunyai derajat keparahan lebih berat dibandingkan dengan kejang demam sederhana. di kejang demam kompleks seorang anak dapat saja mengalami kejang di salah satu sisi tubuhnya saja, yg berlangsung lebih dari 15 minute & bisa berulang dalam 24 jam. namun, sebagai orang tua kita tak perlu khawatir sebab 80persen dari kondisi kejang yg ditemukan di anak-anak diakibatkan oleh kejang demam tipe sederhana.

Selain tanda kejang yg telah anda bahas di atas, anda perlu memperhatikan tanda dari penyakit penyerta yg menjadi pencetus terjadinya kejang demam itu sendiri. Keluhan-keluhan yg terjadi dalam rentang 1 minggu sebelum sang buah hati mengalami kejang perlu disampaikan kepada docter yg menangani. Seperti kapan timbul demam, apakah demam dibarengi dengan batuk atau plu sebelumnya, apakah anak mengeluhkan nyeri kepala, mual, muntah, diare, gangguan buang air kecil & kelainan lainnya.

Lalu, Bagaimana Pengobatan Penyakit Kejang Demam Ini?

Pengobatan awal penyakit kejang demam bakal menjadi inpormasi terakhir yg bakal kita pelajari pada kesempatan kali ini. Dalam pengobatan kejang demam yg perlu diperhatikan oleh kita sebagai orang tua ialah tidak boleh panik! Bila kita menemukan anak mengalami kejang segera bawa anak kita menuju rumah sakit guna mendapat pemeriksaan & terapi secepatnya. Posisikan anak kita dalam posisi miring bila masih kejang, selama dalam perjalanan menuju rumah sakit buat mencegah makanan masuk menuju dalam saluran napasnya.

Sebagai persiapan di rumah sungguh penting bila kita mempunyai obat penurun panas seperti parasetamol yg telah banyak anda temukan terjual bebas di pasaran. Adanya obat parasetamol tersebut di rumah membantu kita bila sang anak jatuh nyeri & timbul demam. Bila anak kita mengalami demam apapun peradangan yg mendasarinya, sebagai pertolongan pertama berikan dulu parasetamol & segera periksakan anak kita menuju docter buat mencari faktor penyebabnya.

Hal tersebut menjadi penting dilakukan mengingat, keadaan kejang yg kita bahas dalam artikel tersebut mutlak didului oleh peningkatan suhu tubuh. Sehingga dengan mengurangi suhu tubuh pengidap sebelumnya bakal menurunkan resiko sang buah hati terserang kejang. Selain memakai obat-obatan, buat merawat suhu tubuh anak supaya tidak meningkat terlalu tinggi kita dapat memberikan kompres dengan memakai air dingin.

Sesudah membahas beberapa inpormasi mengenai penyakit kejang demam di anak ini, sebagai orang tua kita perlu mengetahui bahwa anak-anak yg pernah mengalami kejang demam mempunyai resiko mengalami kejang demam berulang suatu hari nanti. Menurut data statistik, dari total seluruh anak dengan riwayat pernah mengalami kejang demam, sebesar 30-50persen bakal mengalami kejang demam ulangan & hampir selalu timbul sesudah 1 thn onset awal.

Karenanya, ibu tak perlu khawatir mintalah penjelasan dari docter yg menangani anak kita & persediakan obat-obatan yg dibutuhkan buat mencegah terjadinya kejang berulang. Sekian & terima kasih!

BACA JUGA :

Posted by : jelly gamat gold g

Penyebab dan Cara Pengobatan Kejang Demam

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *