KETERLALUAN, Mungkin Tanda HIV Pada Lelaki ini Tanpa Sadar Ada Dipasangan Anda

By | September 23, 2016

Kenali Tanda Tanda HIV Pada Lelaki dan Hindari Resiko Kematian

Tanda HIV Pada Lelaki sebenarnya tak jauh beda dengan perempuan. Namun perlu dengan cara spesipik diketahui sebab dari berbagai penelitian banyak lelaki yg merupakan kelompok resiko kaya buat tertular HIV AIDS sekaligus sungguh rentan buat menyebarkannya dengan cara lebih luas.

Tanda HIV Pada Lelaki

Sebagaimana telah kita ketahui, saat ini banyak pengidap HIV AIDS yg berasal dari kalangan ibu rumah tangga yg notabene lebih banyak tinggal di rumah atau dapat dikatakan jauh dari resiko terserang penyakit HIV AIDS. Sesudah diteliti, ternyata ibu rumah tangga tersebut sebagian besar tertular dari suaminya yg terlebih dahulu terinfeksi HIV AIDS. Oleh sebab itu pengetahuan tentang tanda HIV AIDS di lelaki tersebut sungguh penting apalagi dalam rangka mencegah penularan & penanganan lebih lanjut buat menghambat perkembangan virus.

Banyak kelompok lelaki yg beresiko berpotensi terinfeksi virus HIV AIDS. Sebagian besar dari mereka terinfeksi sebab perilaku seks bebas baik, dan akibat mengkonsumsi narkoba melalui jarum suntik. Tak bisa dipungkiri bahwa hingga saat ini masih banyak tempat prostitusi yg tersebar di berbagai wilayah, baik yg terang-terangan maupun yg terselubung. perkara tersebut tentunya merupakan salah satu pintu masuk penularan HIV AIDS, terlebih lagi bila tanpa memakai pengaman/kondom. Ditambah lagi dengan perilaku hubungan intim sesama jenis yg ternyata sungguh gampang dalam menularkan virus HIV AIDS. Narkoba yg hingga saat ini masih mengancam masyarakat Indonesia, selain epek obatnya yg merusak mental & mengancam jiwa, ternyata jugasangat riskan menjadi salah satu media perantara penularan HIV AIDS yakni sebab perilaku penggunaan jarum suntik narkoba dengan cara bergantian.

Berbagai Tanda HIV Pada Lelaki yg Gampang Dideteksi

Bila seseorang terserang virus HIV umumnya diawal tidak menunjukkan tanda ynag signipikan. Seseorang menunjukkan tanda yg jelas sesudah HIV berkembang menjadi AIDS. Waktu perkembangan HIV menjadi AIDS tersebut berbeda-beda antara orang yg satu dengan yg lain, tergantung dari ketahanan tubuh masing-masing & penanganan sejak dini yg dijalankan. Namun pada umumnya tanda ini muncul sesudah 5 – 10 thn sesudah terinfeksi virus HIV. Tanda HIV AIDS di lelaki antara lain sebagai berikut:

1. Mengidap penyakit menular seksual (PMS)

Penyakit menular seksual merupakan tanda HIV AIDS di lelaki yg pada umumnya berasal dari perilaku seks beresiko, yakni kerap berganti-ganti pasangan. Penyakit menular seksual yg dimaksudkan di sini ialah penyakit menular lain selain HIV AIDS, yg tandanya bisa gampang dikenali. Penyakit ini bisa disebabkan oleh bactery, jamur, maupun virus. Penyakit menular seksual yg kerapkali ditemukan di lelaki pengidap HIV AIDS antara lain yakni sipilis (raja singa), gonore (kencing nanah), herpes genital, scabies di kelamin, klamidia, & sebagainya.

2. Gangguan di kulit

Gangguan di kulit pun bisa menjadi tanda HIV AIDS pada lelaki, yg di umumnya ciri-cirinya yakni adanya ruam-ruam atau bisul-bisul kecil di berbagai anggota tubuh yg menimbulkan gatal-gatal. Ruam tersebut umumnya gampang terlihat & sungguh mengganggu untuk pengidapnya, & susah disembuhkan. Atau bisa sembuh sementara, namun sesudah itu bisa kerap muncul kembali. Selain itu penyakit kulit yg kerap menyerang pengidap HIV AIDS antara lain yakni cacar, herpes, peradangan di jaringan rambut, & keretakan di bagian luar jaringan kulit. di kuku pun bisa muncul tanda yakni perubahan menjadi lebih melengkung & menebal. Warna kuku pun bisa mengalami perubahan warna menjadi kebiruan atau kehitaman yg umumnya diakibatkan oleh peradangan jamur.

3. Gangguan pencernaan yg berlangsung kronis

Gangguan di system pencernaan yg bisa dialami oleh pengidap HIV AIDS antara lain yakni adanya sariawan di rongga mulut yg sukar sembuh. Sariawan yg susah sembuh tersebut disebabkan oleh penurunan daya tahan tubuh yg dialami oleh pengidap HIV AIDS. Keadaan tersebut tentunya menyebabkan penurunan napsu makan. Selain itu pengidap HIV AIDS umumnya pun mengalami diare yg berlangsung kronis. Keadaan tersebut bila dibiarkan tentunya bisa menyebabkan dehidrasi.

4. Berat badan turun drastis

Tanda HIV AIDS di lelaki yg berikutnya yakni mengalami penurunan berat badan yg drastis. Pengidap HIV AIDS pada umumnya meengalami penurunan sebanyak 10persen dari berat badannya & bisa terus menurun bila penyakitnya bertambah parah. Sehingga pengidap HIV AIDS akan terlihat kurus kering seperti orang yg mengalami kurang giji atau malanutrisi. Keadaan tersebut tentunya tak hanya dialami oleh pengidap HIV AIDS lelaki saja, namun juga merupakan tanda HIV AIDS di perempuan.

5. Gampang terkena penyakit yang menular

Pengidap HIV AIDS umumnya lebih gampang tertular berbagai macam penyakit, baik yg hanya penyakit ringan seperti plu atau peradangan saluran pernapasan akut hingga penyakit berat yg menyerang berbagai organ tubuh. Penyakit menular yg kerapkali diderita oleh pengidap HIV AIDS antara lain yakni TBC, pnemonia, toksoplasmosis, meningitis, & sebagainya. Gampangnya penularan penyakit tersebut disebabkan rusaknya system pertahanan tubuh di pengidap HIV AIDS sehingga mengakibatkan kuman gampang masuk menuju jaringan tubuh & berkembang biak di dalamnya. Sehingga dengan kondisi ini, bisa memperparah keadaan pengidap HIV AIDS sebab perkembangan virus bisa terus melemahkan ketahanan tubuh pengidapnya.

6. Gampang merasa lelah

Pengidap HIV AIDS umumnya pun mengalami tanda gampang lelah yg berlangsung berkepanjangan. Jadi orang yg mengalami HIV AIDS kerap mengalami lemah, letih, lesu, & tak bersemangat. Badannya terasa tak nyaman & terasa pegal-pegal dan sakit di persendian.

7. Demam & mengalami sakit kepala

Demam merupakan tanda HIV AIDS di lelaki yg disebabkan oleh masuknya virus HIV menuju dalam tubuh sehingga memberikan respon oleh tubuh berupa demam. Demam digejalai dengan panas tinggi, dimana suhu tubuh lebih dari 38°C, yg umumnya dibarengi dengan keringat dingin yg terjadi di malam hari. Demam di pengidap HIV AIDS bisa kerap terjadi apalagi bila ada berbagai peradangan penyerta (sekunder) yg menyebabkan tubuh memberikan respon alami berupa demam sebagai reaksi atas berbagai peradangan kuman yg masuk menuju dalam tubuh ini.

8. Pembengkakan kelenjar getah bening

HIV AIDS yg menyerang system pertahanan tubuh umumnya digejalai dengan pembengkakan kelejar getah bening. Kelenjar getah bening merupakan media transportasi sel darah putih yg berperan penting dalam pembentukan imunitas tubuh. Bila system pertahanan tubuh terganggu oleh virus HIV maka akan pembengkakan kelenjar getah bening ini. di beberapa kasus pun bisa memicu terjadinya kanker di kelenjar getah bening atau yg kerap disebut sebagai limpoma.

Sesudah mengetahui tanda HIV AIDS di lelaki yg sudah dipaparkan di atas, perkara yg bisa dilakukan ialah penanganan dini di pengidap. Obat yg dipakai hingga saat ini dalam penanganan HIV AIDS yakni ARV (Anti Retro Virus), berpungsi buat menekan perkembangan virus & meminimalkan rantai penularan. HIV AIDS ialah penyakit menular berbahaya yg menyerang system pertanahan tubuh manusia yg jumlahnya kasusnya terus meningkat & menjadi ancaman serius baik di Indonesia maupun di dunia. Oleh sebab itu yg bisa dilakukan buat mencegah penularan penyakit tersebut antara lain yakni dengan setia di satu pasangan (tak berganti-ganti pasangan dalam hubungan seks), menghindari penggunaan narkoba, deteksi dini HIV AIDS di perempuan hamil buat meminimalkan resiko penularan kepada bayinya, & sterilisasi tranpusi darah baik sumber donor maupun alatnya mesti terbebas dari virus HIV AIDS.

BACA JUGA :

Posted by : qnc obat multi khasiat

Tanda HIV Pada Lelaki

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *